food combining · reminder

Marmabu :)

Siapa sih yang ga suka jajan ?. Rata rata kalau ditanya orang pasti suka jajan. Begitupun saya. Kalau ada yang lihat fisik saya, pasti heran, masa sih saya ini suka jajan/makan. Saya pun heran sebenarnya. Kalau banyak makan sih alhamdulillah sudah bawaan lahir :D, tapi kurus? Masa masa kegemukan saya selain saat kecil, ialah saat saya duduk di bangku SMA. Padahal tinggal di asrama, tapi malah disanalah pipi saya menggembung bagai roti empuk. Indikator gemuk atau ga nya saya memang pipi, bukan tangan bukan yang lain, pokoknya cukup lihat pipi saja. Selain dua waktu itu, saya hampir selalu (nampak) kurus.

Sebenarnya frekuensi  jajan saya juga ga sering sering banget sih. Seadanya uang dan kondisi saja. Tapi kalau sedang ada, saya bisa terus terusan makan jajanan. Dulu favoritnya tentu keripik, snack manis, cemilan ekstrudat, kerupuk pedas, biskuit, agar/jelly, mie mentah (haduh) dkk. Mie mentah dimakan ketika ingin nyemil tapi yang ada hanya stok mie instan (tutup muka). Tapi belakangan saya menetapkan target yaitu..tidak jajan selain buah. Apakah sulit? Tentu iya. Jajanan itu kan harusnya ringan dan terus menerus ya..(ini mah sayanya aja). Belum lagi harga buah yang tak semurah cemilan kiloan. Tujuannya apa? Diet kah? Ga diet juga sih (secara ngemil buah dan makan pun banyak kalau saya mah….) tapi saya rasanya sayang saja kalau uang saya terbuang begitu saja karena makan cemilan yang secara kurang nilai gizinya. Apakah berhasil?. Belum sepenuhnya sih. Saya masih sering  tergoda membeli jamur crispi, biskuit keju, jelly cokelat dll. Tapi sekarang sudah mulai total ganti. Oia kenapa buah? Karena saya suka sekali makan buah. Sejak kecil sudah dibiasakan makan buah. Mengenai manfaat buah tentu banyak sekali ya. Kalau dari pengalaman saya sih (yang kembali lagi menjadi anak kost tanpa penghasilan tetap) ada beberapa tips saya supaya bisa membiasakan ngemil buah (ala anak kostan)  yatu :

  1. Beli buah potong (walaupun katanya kalau buah yang dipotong lama, ada bagian yang teroksidasi), harga murah dan cukup mudah ditemui. Biasanya papaya, melon, semangka, nanas.
  2. Beli buah lokal. Murah dan cenderung gampang didapat.
  3. Beli buah saat musimnya. Biasanya buah musiman kan rambutan, mangga, manggis, salak dll. Harganya murah dan kondisinya kebanyakan masih segar.
  4. Beli buah di pasar tradisional.
  5. Kalau anak kostan (dengan lemari pendingin kostan yang rusak seperti saya) lebih baik beli buah yang berukuran kecil seperti pisang, apel, jeruk dll dibanding buah dengan ukuran besar seperti semangka, pepaya dll. Kalau mau belinya barengan dengan teman. Tapi saya belum pernah pakai tips ini. Selain ga enak dengan teman, nantinya kebanyakan buahnya saya yang makan soalnya. Atau beli banyak lalu dibagi bagi.
  6. Kalau belum suka/malas makan buah coba dibuat jus, tapi saya lebih suka buah kunyah, sayang enzimnya.
  7. Buah bisa juga dijadikan alternatif sarapan. Pengalaman saya sarapan dengan buah, saya cenderung ga mudah ngantuk (jadi ingin balik lagi ke masa kuliah , yang ngantuk terus zzz).

Itu saja sih tips abal dari saya. Jadi ingin punya kebun buah sendiri (mimpi dulu ya..:)). Sehat itu hasil, tentu harus ada usahanya, kan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s