jalan-jalan · kerjaan

Nusa Tenggara Timur dalam ingatan (1)

Berhubung blog ini mah saaya – aya (seadanya) jadi saya mau menulis tentang pengalaman saya jalan – jalan (padahal kerja) ke Nusa Tenggara Timur. Tapi karena ini bukan travel blog, harap dimaklum kalau isinya ya saaya – aya. Singkat cerita, tahun lalu saya dapat kesempatan pergi ke NTT dalam rangka bekerja, selama 2 minggu. Namun karena pada saat sebelum keberangkatan itu belum jelas apakah saya pergi atau tidak maka saya nyaris tidak sempat mencari tahu lebih banyak tentang NTT, karena waktu itu pikiran saya juga bercabang kemana-mana sih. Persiapan packing + tiket dll saja hanya dilakukan dalam tempo yang sesingkat – singkatnya 2 hari. Padahal saya pergi sendiri,  eh ditemani dua orang dari tim laboratorium sih, tapi kan tetap saya yang harus lebih tahu dibanding mereka. Sesuai dengan kebutuhan pekerjaan, saya harus pergi ke Maumere, Ende, Alor, Rote, Kupang. Melihat moda transportasi yang harus saya pakai saja saya sudah pusing hehe, jangankan memikirkan yang lain. Oke dimulai dari tujuan pertama : Maumere.

Saya pakai penerbangan Jakarta – Maumere, yang ternyata lamanya hampir 8 – 9 jam. Dari pukul 03.30 WIB – 11.45 WIT. Awalnya saya kira dengan penerbangan pagi akan lebih cepat. Lalu saya tanya lagi sampai disana jam berapa. Nyaris melongo (Keliatan banget kan betapa kurangnya persiapan saya, cari tahu waktu lama perjalanan saja engga :D). Penerbangan dimulai dengan drama bongkar bawaan (udah diprediksi sih) dan nyaris ketinggalan pesawat. Jakarta – Bali – Kupang –Waingapu – Maumere (akhirnya). Jakarta – Bali, saya duduk sederet dengan mas-mas bule yang terlihat menggigil sepanjang perjalanan (hampir suudzon, ini bukan sakau kan) dengan hijab bangku tengah yang kosong :D. selanjutnya dilanjutkan dengan pesawat ukuran kecil ke NTT.

Tiba disana udah macam zombie. Tapi langsung kerja dan saya pun langsung dicemberutin anggota tim. Tapi akhirnya kita mampir dulu di pantai. Karena udah ga ideal sih waktu buat kerja dan ternyata rute yang harus kita tempuh buat menyelesaikan pekerjaan kita juga jauh sekali.

Saya lupa nama pantainya, kita ikut aja kata driver (yang kebetulan orang lokal) ,  pantainya cukup bagus, lumayan menyegarkan mata :).

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

OLYMPUS DIGITAL CAMERA OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Selesai dari sana langsung ke hotel, kita menginap di hotel El – Tari, lokasinya pas depan Kantor Bupati Sikka. Hotelnya nyaman dan cukup bersih. Pada pagi hari tidak disediakan sarapan tapi snack. Ada restoran di depan hotel. Oia di Sikka ini kemana – mana dekat dan jarang banget macet. Saya suka. ..hehe. Pas makan malam kita diajak makan di semacam pasar malam yang isinya makanan semua. Pas saya tanya makanan khas disini apa , Om drivernya juga bingung,saya mikir oh mungkin karena saya ga bisa makan mungkin ya…

Keesokan harinya langsung lanjut jalan menuju Ropa, lewat perjalanan darat yang jalannya aduhai deh. Bagus banget untuk kesehatan mata dan jantung. Ada jalan yang pas saya liat aja, saya bilang sama Om driver, kayaknya ga mungkin bisa lewat deh Om, dan…ternyata bisa! Keren banget emang driver driver disana, Alam pelatihnya !. Kalau ga salah ada dua jalur jalan menuju Ropa ini, yaitu jalur selatan dan utara. Tapi jalan yang kami pilih jalur Utara ( pantura- pantai utara). Oia ada yang menarik dari moda transportasi disana yaitu semacam bus yang badan bawahnya dari kayu dan ban tinggi sekali, tujuannya ya supaya kalau air pasang, bus ini tetap bisa jalan :). Saya sebenarnya lagi suka sekali dengan kain kain tradisional. Daerah NTB dan NTT kan terkenal dengan kain tenunnya. Harganya memang mahal ya..tapi masuk akal karena produk handmade kan biasanya terbatas dan filosofi di balik pembuatannya itu jauh lebih mahal harganya daripada produksi masal kan :). Sempat tanya ke Om driver, kain tenun khas Sikka katanya bisa dibeli di pasar. Namun dengan berbagai pertimbangan akhirnya sih saya ga jadi (dan kemudian menyesal). Jadi kalau ada budget dan kesempatan, coba mampir-mampir liat kain tenun Sikkanya , mudah-mudahan berjodoh ya :).

Driver : Om Yos (085253455046)

Hotel El Tari :

Iklan

One thought on “Nusa Tenggara Timur dalam ingatan (1)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s