Islam · myself · reminder

Harap

Takbir telah memanggil
Sayup redup di ujung senja
Lafadz yang akrab di telinga
Entah, kali ini beda saja terasa
Dulu, Ibrahim rela melepaskan
Dulu, Ismail rela berkorban
Dulu, Hajar rela berlari
lalu aku?
Semoga ‘Idul Adha berlalu
dengan makna yang tertinggal
dan amal yang berulang
Bukan hanya angin lalu
Yang berhembus lalu terlupakan
begitupun aku…
*maaf ibu,ayah untuk takbir yang kesekian kalinya, tidak bisa pulang
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s