myself

Menangis dan alasannya …#1

Perempuan identik dengan menangis? Saya pun begitu. Terlahir sebagai wanita, maka acara “menangis” ini sudah pasti pernah saya lakukan. Tiba-tiba kepikiran hal apa saja yang selalu sukses membuat saya menangis :

1.Inget dosa, kesalahan, kekhilafan.

2. Pergi dari rumah ke IPB
Wajar ketika kita pergi jauh dari rumah maka pada awal-awalnya kita akan menangis (kita??). Tapi sampai di tingkat 3, saya masih mengalami episode menangis selama perjalanan ke Bogor dari rumah. Perjalanan? ya selama di bus, mobil hampir saya selalu menangis. Saya saja sampai bingung :D. Padahal sejak di Sekolah Dasar, saya sudah terbiasa jauh dari orang tua. Hanya selama SMP saja saya tinggal di rumah bersama orang tua saya. Tingkatan nangisnya ya tergolong amanlah, jarang diketahui orang. Hanya pas kepulangan ke di semester akhirlah saya lolos dari sesi tangis menangis ini, kenapa? soalnya saya cuma sebentar pulang ke rumah dan pulang ke Bogornya diseling dengan mengantar ibu ke Karawang, jadi saya aman :D. Yang membuat saya menangis, kalau ingat adik-adik di rumah, pokoknya suasana rumah selalu buat saya nangis kalau harus kembali ke Bogor. Saya rasa adik-adik saya juga begitu he, hampir di setiap saya pamit berangkat lagi ke Bogor, Adik saya, Sasa suka bilang “Teh, pindah aja kuliahnya ke IPM, Institut Pertanian Majalengka”, saya nyengir aja dengernya.

3. Menonton hal-hal yang menyedihkan

Menonton apapun dari mulai Film, Reality Show sampai nonton topeng monyet saya pernah nangis. Tingkatan nangisnya pun beragam. Pertama kali nangis gara-gara nonton Film adalah dulu pas saya masih kelas 2 SD, nonton film “Ratapan Anak Tiri”. Pernah saya dan teman satu kost saya tengah malam nangis seperti orang disiksa (kejer, meraung-raung :D) gara-gara nonton Film “Wedding Dress”. Selera saya kalau nonton Film memang ga jauh-jauh, kalau ga komedi, sejarah,fantasi, fiksi atau film “yangakhirnyasadending” yang tokoh utamanya meninggal karena penyakit, yang dalam hidupnya menderita, tapi di akhir sad juga :D. Sering saya nangis karena liat acara TV macam Orang Pinggiran,Jika aku menjadi dkk. Kalau nonton topeng monyet, pasti imajinasi saya yang buat saya ingin menangis, kebayang monyetnya yang disiksa, kebayang susahnya cari uang sampai harus berpanas-panas keliling.

4. Lihat nenek-nenek atau kakek yang sudah sepuh sekali di jalan

Ada dua hal reaksi saya yang akan saya lakukan kalau ada dalam kondisi ini : mata saya mulai berkaca-kaca atau saya tersenyum dan mata ini akan terus menatap obyek tersebut (nenek/kakek). Menangis kalau tampaknya kakek/nenek tersebut kesulitan, saya sedih, kemana ya kira-kira sanak keluarganya, anak-anaknya. Saya sering berkata pda diri saya sendiri, ga akan dan ga mau sampai orang tua dan saya mengalami hal tersebut di hari tua nanti. Kondisi kedua, kalau melihat mereka dalam kondisi baik dan bahagia,senang sekali rasanya.Seperti tadi, ketika saya membeli makanan ringan di toko kukil (kue kiloan), ada seorang kakek yang sepuh sedang membeli makanan ringan, tampaknya kakek itu sangat bahagia, mungkin makanan itu untuk cucunya (jenis makananya bukan yang ‘ramah’ untuk orang tua usia lanjut) ah bahkan ketika menulis ini, saya tidak tahan untuk ga menangis, ingat Apa ci (kakek saya) yang setiap pagi selalu olahraga lalu pulangya beli belanja untuk makan cucu-cucunya.Ah jadi ingat program saya untuk ikut jalan pagi dan belanja bersama apaci yang belum terealisasikan.

5. Melihat anak kecil yang berjualan

Ada haru yang menyelusup, ketika melihat anak kecil yang berjualan. Bagi saya mereka menjadi tampan dan keren.

Lima dulu saja, sebenarnya masih banyak untuk sementara dapat disimpulkan bahwa saya orang yang mudah menangis a.k.a cengeng ..:D

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s