myself · reminder

Random #2

Beberapa waktu ini, saya lebih suka menulis dengan tema random, entah kenapa rasanya banyak yang ingin ditulis tapi waktu dan energi kadang tak memadai (tak diadakan). Bulan Juli kemarin tepatnya tanggal 23 Juli kemarin di Indonesia diperingati sebagai Hari Anak Nasional, saat itu harapan saya ialah semoga semua bentuk kekerasan terhadap anak-anak bisa berkurang ,tapi tadi pagi baru saja saya dengar cerita kekerasan terhadap anak-anak, kasus penganiayaan di SMA Don Bosco. Sedih mendengarnya, padahal mereka masih duduk di bangku sekolah menengah atas, waktu mereka masih panjang, dan berpotensi menjadi pemimpin bangsa.

Anak-anak dibentuk oleh bagaimana mereka diperlakukan, itulah salah satu prinsip saya dalam mendidik anak  |APA? mendidik anak??sudah punya anak??)| tentu saja belum haha..| ,.prinsip yang saya terapkan dalam mengajar anak-anak yang saya ajar :). Belajar dari cara orang saya membesarkan saya. Beberapa hal yang dapat saya ambil dari cara orang tua membesarkan saya :

1. Mencintai membaca

Ayah saya mengenalkan tulisan pertama kali sejak saya masih kecil, saya dibekali dengan sepotong kapur dan papan tulis, lalu setelah itu ayah saya mengenalkan buku pertama kali, ENSIKLOPEDIA UMUM INDONESIA. Bayangkan buku yang karena tebalnya bisa saya gunakan jadi bantal saya itu dibaca oleh anak usia 9 tahun. Entah apa yang ada di pikiran ayah saya saat itu. Apa saya membaca semuanya? Tentu saja tidak :D, halaman yang paling saya buka ialah halaman tentang kisah-kisah mitologi yunani, romawi, budaya, bahasa, dan sejarah. Tema ilmu eksak? hampir selalu saya skip :D. Tapi alhamdulillah, saat itu saya sudah bisa yakin kalau mempercayai mitos itu termasuk perbuatan syirik, jadi alhamdulillah tidak ada masalah, saya hanya suka pada ceritanya, yang setelah saya pikirkan saat ini, rasanya wajar saja, pada masa itu kan imajinasi anak-anak sedang berkembang. Membaca juga mengantarkan saya pada fase metamorfosis dalam hidup saya, berawal dari ketertarikan terhadap sebuah  majalah, Annida, lalu mulailah saya mencari jati diri, dan voila,jadilah diri saya yang sekarang ini. Intinya membiasakan anak membaca sejak kecil mampu menumbuhkan kecintaan anak terhadap membaca.

bersambung nanti ke posting selanjutnya..panggilan sahur sudah memanggil 😀

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s